8 Alat Alat Fiber Optic & Fungsi Kerjanya 2022

Alat Alat Fiber Optic - Jaringan fiber optik merupakan sebuah jaringan yang menggunakan serat optic sebagai media transmisi data. Untuk transmisikan data inilah nantinya para teknisi membutuhkan atau memerlukan berupa media peralatan.

Dan setiap alat yang dibutuhkan oleh teknisi fiber optic sendiri berbeda dengan berbeda dengan tipe jaringan kabel lainnya. Tidak heran jika untuk orang awam, alat-alat tersebut masih tergolong asing dan belum mengetahui fungsi kerjanya.

Berbicara mengenai alat alat fiber optic tersebut, kali ini Inpaketin.com akan bahas terkait alat alat apa saja yang terdapat pada fiber optic. Mungkin banyak dari Anda bertanya-tanya akan alat alat yang ada tersebut akibat baru pertama kali melihatnya.

Nah mengenai alat fiber optic sendiri bisa dibilang cukup beragam, namun untuk lebih jelas apa saja alat tersebut mari simak dan ikuti pembahasan di bawah ini. Dan inilah beberapa alat fiber optik dan fungsinya seperti:

Apa Itu Fiber Optic ?

Namun sebelum lanjut alangkah baiknya Anda mengetahui pengertian apa itu fiber optic, di mana fiber optik adalah salah satu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik sangat halus (berdiameter 120 mikrometer, lebih kecil dari rambut manusia), di mana bisa digunakan sebagai media transmisi.

Kabel ini bisa mentransmisikan sinyal cahaya dari lokasi satu ke lokasi lainnya dengan kecepatan optimal. Transmisi berkecepatan tinggi ini karena sistem kerjanya menggunakan pembiasan cahaya, sedangkan untuk cahaya yang digunakan untuk proses transmisi yaitu LED atau laser.

Karena memiliki kecepatan yang tinggi, fiber optik banyak digunakan sebagai saluran komunikasi yang memungkinkan pengguna bisa menjangkau orang lain secara cepat dan optimal. Tentu saja ini jadi salah satu bentuk kemajuan zaman yang semakin modern.

Alat Alat Fiber Optic

Alat Alat Fiber Optic

Mengenai alat alat fiber optic itu sendiri, ada beberapa macam jenis perangkat fiber optik yang dipakai, seperti alat untuk pemeriksaan core dan pembersih core fiber optik. Untuk lebih jelas apa saja alat alat tersebut, maka simak dan ikuti pembahasan di bawah ini.

1. Fusion Splicer

1. Fusion Splicer

Pertama ada alat bernama fusion splicer atau penyambungan fiber optik, di mana fusion splicer merupakan alat penyambung serat optik yang terbuat atau berbasis kaca lalu mengimplementasikan suatu daya listrik yang telah dirubah menjadi sebuah media sinar yang berbentuk laser.

Sinar laser ini memiliki fungsi untuk memanasi kaca yang terputus pada core sehingga bisa tersambung kembali dengan baik. Perlu Anda ketahui, jika fusion splicer harus memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi, hal ini ditujukan untuk menghasilkan hasil penyambungan yang sempurna.

Hal itu dikarenakan saat penyambungan tersebut akan terjadi proses pengelasan media kaca serta peleburan kaca yang akan menghasilkan suatu media. Yang mana media tersebut akan tersambung dengan utuh tanpa adanya celah-celah, ini dikarenakan media memiliki senyawa sama.

2. Cleaver

2. Cleaver

Kedua ada alat bernama cleaver, cleaver adalah sebuah alat yang berguna maupun berfungsi untuk membuat potongan muka ujung fiber yang hampir sempurna. Penggunaan alat ini sama seperti menggunakan alat pencungkil ketupat saat memotong kaca.

Nantinya roda pisau pemotong fiber membuat potongan yang sangat kecil pada fiber terlebih dahulu. Kemudian baru fiber ditekan pada potongan kecil untuk memaksanya putus pada sudut tertentu (90°) dan memperlihatkan cermin seperti permukaan ujung fiber.

3. Stripper

3. Stripper

Ketiga ada alat bernama stripper atau miller, di mana alat ini direkomendasikan untuk mengupas serat berlapis 250µm. Stripper sendiri memiliki lubang bor laser 0,0055 "(0,14 mm), pegangan pegangan berbantalan plastik lembut beserta rahang pengupasan yang sangat akurat.

Seperti kabel yang lain, kabel fiber optic juga memerlukan alat ini saat pengelupasaanya. Dengan alat stripper inilah nantinya pengupasan serat berlapis tersebut bisa terjadi pengupasan yang bersih dan mulus sesuai harapan.

4. Optical Fiber Identifier (OFI)

4. Optical Fiber Identifier (OFI)

Keempat ada alat bernama Optical Fiber Identifier (OFI), alat ini memungkinkan untuk melihat apakah serat masih aktif, tanpa harus memutuskannya dari sebuah jaringan. Cara kerjanya alat ini adalah dengan menjepit rentang tengah serat dan mendorong tikungan makro kecil.

Kemudian OFI akan mendeteksi sejumlah kecil cahaya yang bocor melalui tikungan makro untuk menentukan aktivitas. Untuk sebagian besar unit juga dapat menentukan arah lalu lintas melalui tautan serat, OFI juga dapat mendeteksi dan mengidentifikasi frekuensi termodulasi tertentu.

5. Visual Fault Locator (VFL)

5. Visual Fault Locator (VFL)

Kelima ada alat bernama Visual Fault Locator (VFL), yang mana alat ini merupakan alat penting untuk setiap Kit alat fiber optik seperti penguji kontinuitas.

Fungsi alat ini yaitu memungkinkan Anda untuk cepat mengidentifikasi jeda atau tikungan makro dalam Fiber optik, serta mengidentifikasi sambungan fusi yang buruk dalam serat optik mode multimode atau tunggal.

6. Optical Power meter (OPM)

6. Optical Power meter (OPM)

Keenam ada alat bernama Optical Power meter (OPM) yang merupakan sebuah instrumen pengujian saat digunakan untuk mengukur secara akurat kekuatan peralatan fiber optik atau kekuatan sinyal optik yang melewati kabel fiber. Alat yang dikenal OPM ini nantinya bisa membantu teknisi dalam menentukan kehilangan daya yang terjadi pada sinyal optik saat lewati media optik.

Nah untuk pengukur daya optik sendiri nantinya terdiri dari sensor terkalibrasi di mana mengukur dari rangkaian amplifier dan tampilan. Sensor biasanya terdiri dari semikonduktor berbasis silikon (Si), germanium (Ge) maupun indium gallium arsenide (InGaAs). Unit tampilan menunjukkan daya optik terukur dan panjang gelombang sesuai dari sinyal optik.

7. Optical Time Domain Reflectometer (RTDR)

7. Optical Time Domain Reflectometer (RTDR)

Ketujuh ada alat bernama Optical Time Domain Reflectometer (OTDR), yang memiliki prinsip operasi OTDR mirip seperti radar. Di mana OTDR akan melakukan pengukuran dari waktu pantulan cahaya. Selain itu, OTDR pada dasarnya menentukan karakteristik kabel fiber optik yang digunakan.

Tak hanya itu, alat ini juga kerap digunakan untuk evaluasi parameter seperti kehilangan sambungan, sudut pantulan sinyal cahaya, atenuasi fiber, dan masih banyak lainnya. Saat sinyal ditransmisikan melalui kabel fiber optik, maka dalam proses transmisi ada beberapa bagian dari sinyal dipantulkan.

Yang mana refleksi tersebut akan menghasilkan redaman sinyal terutama terjadi karena cacat pada kabel fiber. Hal itu menjadikan OTDR digunakan sebagai peralatan pengujian dalam sistem komunikasi fiber optik untuk menentukan tingkat kehilangan sinyal di dalam kabel fiber.

8. Light Source

8. Light Source

Kedelapan ada alat bernama light source, yang mana cara kerja alat ini yaitu memanfaatkan serat optik sebagai "pipa cahaya" yang mentransmisikan cahaya dari sumber melalui fiber ke lokasi yang jauh.

Di mana sumber cahaya ini biasanya disebut dengan "iluminator fiber optik" dan terdiri dari sumber cahaya terang, seringkali beberapa optik untuk memfokuskan cahaya secara efisien ke dalam fiber.

Kesimpulan

Demikian kiranya pembahasan terkait alat-alat fiber optik beserta fungsinya yang dapat inpaketin.com sajikan. Dengan adanya adanya pembahasan alat alat fiber optik di atas diatas semoga bisa bermanfaat dan membantu semua yang membutuhkan.

Posting Komentar untuk "8 Alat Alat Fiber Optic & Fungsi Kerjanya 2022"